Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Islam, Modifikasi, Provinsi di Indonesia, Ajaib dan Unik, Tips dan Cara, Jalan Tol, Printer, Pengetahuan Umum

Sunday, 27 December 2015

Jumlah Provinsi di Indonesia Pada Awal Kemerdekaan Hingga Saat Ini

Pada th 1945, pemerintah akhirnya menetapkan bahwa negara Indonesia di bagi jadi delapan (8) propinsi, yakni provinsi Sumatera, provinsi ja-bar, provinsi jateng, kemudian provinsi jatim, Borneo, provinsi Sulawesi, prov. Sunda Kecil, & terakhir provinsi Maluku. 
Sehingga jumlah provinsi di indonesia tahun 1945 adalah 8 buah provinsi

Jumlah Provinsi di Indonesia Pada Awal Kemerdekaan Hingga Saat Ini

Antara thn 1946-1949, terdapat beragam perubahan terkait wilayah negara kesatuan Indonesia dikarenakan munculnya berbagai negara-negara yang baru dlm wilayah negara kesatuan Indonesia ketika itu. 
Pada akhir thn 1949, kala Belanda akhirnya mengakui juga akan kemerdekaan Republik Indonesia Serikat atau disingkat dengan RIS, negara RIS terdiri dari 16 negara-negera bagian & 1 daerah Federal yang disebut Batavia.
16 negera bagian itu adalah Republik Indonesia (RI), Negara Sumatera Timur, negara Riau, Negara Sumatera Selatan, kemudian Bangka, juga Belitung, Negeri Pasundan, jateng, Negeri Jawa Timur, Negeri Madura, Daerah Khusus Borneo Barat, negara Dayak Besar, negara gabungan Borneo Timur, negara yang tergabung dalam Daerah Banjar, negara Borneo Tenggara, & Negara Indonesia bagian Timur. 

Pada awal th 1950-an, muncul aktivitas dan usaha dari beberapa tokoh-tokoh Indonesia waktu itu utk kembali ke negara kesatuan Indonesia. Akibatnya setiap negara-negara bagian mulai menyatakan diri untuk gabung dengan RI, satu per satu negara-negara bagian tersebut melebur dgn Republik Indonesia. 

Pada awal bulan Agustus tahun 1950-an, RIS cuma terdiri dari 4 negara bagian saja, yakni Republik Indonesia, Negeri Sumatera Timur, Daerah Khusus Borneo Barat, & Negeri Indonesia Timur. 
& pada tanggal 17 bulan Agustus tahun 1950, negara RIS di nyatakan bubar & ditukar dgn NKRI, & ke3 negeri bagian terkecuali Republik Indonesia di nyatakan bubar & di masukkan ke dlm wilayah kekuasaan NKRI. 

Pada th 1950 juga, daerah Yogyakarta di keluarkan dr Jawa Tengah dan jadi propinsi tersendiri & dikasih status Daerah Istimewa, dgn nama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pada th yg sama, Propinsi Sumatera juga akhirnya di pecah jadi tiga propinsi, yakni Sumatera Utara, kemudian Sumatera Tengah, & terakhir Sumatera bagian Selatan. 
Jumlah provinsi di indonesia tahun 1950 ketika itu adalah 11 provinsi 

Tepat pada th 1953-an, Propinsi Borneo ditukar namanya jadi Kalimantan. 
Pada thn 1956, Provinsi Aceh terbentuk sebagai hasil pemekaran dr Sumatera Utara. & di akhir thn 1956, provinsi Kalimantan di pecah jadi tiga buah propinsi, yakni provinsi Kalimantan Barat, provinsi Kalimantan Selatan, & provinsi Kalimantan Timur. 
Jumlah propinsiketika itu genap berjumlah 14 buah provinsi

Pada th 1958, Propinsi Sumatera Tengah di pecah jadi tiga propinsi, yakni Sumatera Barat, kemudian Riau, & Jambi. Selanjutnya Propinsi Sunda Kecil pun dipecah jadi tiga (3) provinsi, yakni Bali, provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), & provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Sehingga jumlah propinsi ketika itu genap 18 buah provinsi

Kepada thn 1959-an, Propinsi Kalimantan Tengah berhasil terbentuk, provinsi ini merupakan hasil pemekaran dr Kalimantan Selatan (Kalsel). & pada akhir th 1959-an,Propinsi Aceh dikasih status Daerah Khusus, dgn nama Daerah Khusus Aceh. 
Jumlah propinsi ketika itu bertambah menjadi :19 provinsi 

Lantas thn 1961-an, Jakarta akhirnya resmi di keluarkan dr Jawa Barat & jadi propinsi tersendiri & di kasih status Daerah Khusus Ibukota, dgn nama Daerah kusus Ibukota Jakarta (DKI Djakarta). 
Ketika itu jumlah propinsi bertambah lagi menjadi sejumlah 21 provinsi

Pada th 1963, UN (United Nation) atau PBB menyerahkan segala macam urusan administrasi daerah Irian Barat pada negara Indonesia. 

Tepat pada thn 1964-an, lagi-lagi 3 buah propinsi baru terbentuk, provinsi-provinsi itu ialah Lampung yang awalnya bergabung dengan Sumatera Selatan, kemudian Sulawesi Tengah awalnya gabung dengan provinsi Sulawesi Utara (Sulut), & Sulawesi Tenggara sebelumnya adalah gabungan Sulawesi Selatan (Sulsel). Selanjutnya, Daerah Khusus Ibukota Jakarta(DKI) dengan cara resmi di tetapkan juga sebagai ibukota negara kesatuan Republik Indonesia. 
Jumlah propinsi ketika itu meningkat jadi 24 provinsi

Tepatnya th 1968, Propinsi Bengkulu berhasil terbentuk provinsi ini merupakan hasil dari pemekaran provinsi Sumatera Selatan. 
Jumlah propinsi ketika itu adalah sebanyak 25 

Pada th 1969-an, sesudah di adakan Pepera (Penentuan Pernyataan Rakyat), Irian Barat dengan cara resmi jadi wilayah dan bagian dr NKRI & jadi salah satu propinsi dan wilayah Indonesia. 
Jumlah propinsi meningkat jadi 26 provinsi

Tepat thn 1973, Propinsi Irian Barat di ubah namanya jadi provinsi Irian Jaya. 
Kemudian pada akhir thn 1975, negara Indonesia berhasil menguasai seluruh daerah Timor Timur. Lantas th 1976, Timor Timur di masukkan ke dlm wilayah NKRI & jadi salah satu propinsi Indonesia. 
Jumlah propinsi menjadi 27 buah provinsi


Tepat th 1999-an, di adakanlah jajak pendapat atau yang dikenal dengan nama referendum di wilayah Timor Timur & akhirnya provinsi Timor Timur dengan cara resmi ke luar dr NKRI.& di akhir th 1999, Propinsi Maluku Utara berhasil terbentuk provinsi ini adalah hasil pemekaran dr Propinsi Maluku. 
Jumlah propinsi ketika itu tetap 27 provinsi karena berkurang akibat keluarnya Timor Timur dari negara kesatuan Republik Indonesia

Tepat pda awal th 2000 silam, Propinsi Irian Jaya ditukar namanya jadi Papua. Setelah Itu saat akhir th 2000, Propinsi Banten resmi dibentuk, di mekarkan dr provinsi ja-bar. 
Jumlah propinsi bertambah satu sehingga menjadi 28 provinsi

Tepat th 2001, 2 propinsi baru resmi didirikan, yakni provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) awalnya merupkan wilayah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) & provinsi Gorontalo yang dahulunya merupakan salah satu daerah tingkat II Sulawesi Utara, pada th yg sama, Daerah Istimewa Aceh ditukar namanya jadi provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), & dikasih status Otonomi khusus. Seperti NAD, Propinsi Papua pun dikasih status Otonomi Kusus oleh pemerintah pusat di Jakarta. 
Jumlah propinsi saat itu adalah 30 provinsi.

Pada thn 2003 silam, Propinsi Irian Jaya Barat akhirnya terbentuk, ia adalah hasil pemekaran dr Propinsi Papua. 
Jumlah propinsi bertambah menjadi 31 provinsi.

Tepat pada th 2004, 2 propinsi baru akhirnya terbentuk lagi, adalah Kepulauan Riau pecahan dari Propinsi Riau & provinsi Sulawesi Barat yang merupakan pecahan dr Sulawesi Selatan. 
Jumlah propinsi bertmabah lagi, total menjadi 33 provinsi
Kepada th 2007 silam, Propinsi Irian Jaya Barat di ubah nama nya jadi Papua Barat. 

Adapun saat ini (2015 dan bahkan 2016 mendatang) jumlah provinsi di indonesia tahun 2015/2016 ini adalah 35 provinsi.

Beberapa tahun mendatang diprediksi bakal ada lagi beberapa wilayah yang akan mekar menjadi provinsi baru lagi, termasuk wilayah Sumbawa yang direncanakan akan mekar dari wilayah provinsi NTB.

Jumlah Provinsi di Indonesia Pada Awal Kemerdekaan Hingga Saat Ini Rating: 4.5 Diposkan Oleh: TWENTYONE INFO

0 komentar:

Post a Comment